Sakinah, Mawaddah, Warahmah adalah Doa Ucapan yang ditujukan kepada Pasangan yang baru menikah. Dan ini adalah Kisahku Terbang Bahagia Bersama AirAsia Untuk Hadiri Moment Sakral Pernikahan Adik kandungku. Mengikat Janji Suci Sehidup Semati melalui Suatu Pernikahan adalah suatu Hal yang sangat Sakral karena pada saat itu juga Pintu-Pintu Langit Dibuka kemudian Disaksikan Langsung Oleh Ribuan Malaikat. Tentu bagi yang telah menikah moment tersebut sangat merinding bahkan ada dari beberapa orang mengungkapkan bahwa Saat ketika Mengucapkan Ijab kabul “Lidah dan mulut terasa Kaku dan terpaksa harus mengulang beberapa kali”.

Namun dibalik itu semua, pasti ada kebahagiaan hakiki yang terpancar oleh pesona cinta suci mempelai. dan ini yang terjadi pada adik kandungku yang akan menikah pada tanggal 10 november 2019. Dan sebaik baik kakak, adalah yang Hadir menyaksikan Moment sakral tersebut untuk melengkapi kebahagiaan pernikahan adikku tersebut.

Oleh sebab itu keluargaku telah menghubungi aku jauh jauh hari terhadap tanggal pernikahan, agar aku juga dapat mengatur jadwal kesibukanku dan dapat pulang ke kampung halaman untuk menghadiri acara tersebut. Akupun langsung membuat daftar “Tanggal Berapa harus pulang? Naik apa? bersama siapa?”. Setelah aku menemukan jawabannya yaitu aku memutuskan untuk Pulang pada tanggal 8 November 2019, Naik Pesawat dan bersama Istri serta kedua putriku.

Hal pertama yang aku lakukan adalah mengecek dan membeli tiket Pesawat. Pesawat yang ingin aku tunggangi kali ini adalah Pesawat AirAsia dengan Tujuan Surabaya. Aku langsung menuju Website AirAsia Kemudian melakukan Pembelian Tiket Pesawat dengan:

  1. Jadwal Keberangkatan “Hari Jum’at Tanggal 8 November 2019 Pukul 06.45 WIB”
  2. Dewasa 2 (Saya dan Istri)
  3. Anak-Anak 2 (Berhubung anak anak diatas umur 2 tahun, maka tarif berlaku full)

bahagia bersama air asia

Tambahan:

  • AirAsia juga ada layanan Asuransi perjalanan dari Tune Protect. Asuransi ini juga melindungi menyeluruh baik terlindungi saat “Sebelum, saat dan setelah” perjalanan dengan 22 manfaat.
  • Santan Value Meal. AirAsia juga menyediakan Menu favorit seperti Nasi Padang, Nasi Lemak, Ayam panggang, Burger, Mie ayam tentunya dengan harga terjangkau sekitar 37 ribuan saja yang bisa dipesan dengan cara menambahkan saat booking tiket pesawat airasia tersebut.

Untuk kapasitas bagasi sendiri aku sangat puas sekali karena per orang 15 kilogram. dan sudah sesuai dengan kondisi barang yang hendak aku bawa. Setelah membeli tiket tersebut, maka tiba saatnya untuk terbang Bahagia dengan AirAsia. dan berikut Perjalanan dan pengalamanku.

Bahagia Bersama AirAsia

Pada Tanggal 8 November 2019 aku berangkat dengan menunggangi Taxi Jam 4 Pagi. Jarak antara tempatku ke bandara sekitar 50 Menitan. dan Aku tiba di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta pada Jam 04.54.

Ketika sampai bandara Soekarno Hatta (CGK) waktunya untuk masuk agar bisa checkin. seperti biasa Tiket Diperiksa oleh Petugas di depan (Dan aku tampilkan Tiket Digital di Smartphoneku) dan alhasil bisa masuk.

Pada Jam 05.06 aku mengantri untuk checkin. karena pada saat itu memang sedang membludak orang – orang yang mau checkin (Mungkin karena pada liburan kali ya..)

Hal yang aku siapkan saat checkin adalah “KTP / Kartu Identitas” serta Tiket Digital yang ada di Smartphoneku agar petugas Checkin bisa memproses menyetak Nomor Penerbangan, tempat duduk serta ruang tunggu (gate) sesuai data diri

Dan ini yang aku dapatkan ketika Selesai Check in tadi. Yaitu:

  • Nomor Penerbangan: QZ 7680,
  • Nomor Kursi: 27F,
  • GATE: E1,
  • ZONE: 2
  • Waktu Boarding: 06.05

Boarding Pass ini sangat Penting dan Jangan sampai Hilang. karena digunakan saat cek petugas untuk bisa masuk ke dalam pesawat AirAsia.

Sambil berjalan menuju Gate E1 , Aku Teringat Bahwa Aku dan Istriku belum menunaikan ibadah sholat subuh.

Sehingga Pada Jam 05.15 akupun menggunakan waktu untuk ibadah Sholat Subuh dahulu. Karena ini sangat penting bagi aku. Aku pun menggunakan Fasilitas Musholla yang ada di Bandara.

Musholla di Bandara Soekarno Hatta memang sangat enak dan bersih. 

Setelah selesai menunaikan Ibadah Sholat Subuh, maka saatnya untuk melanjutkan perjalanan menuju GATE E1. Waktu telah menunjukkan Jam 05.34.

Di layar menuju pintu masuk Gate E1 sudah tertera Rute Penerbangan dan jadwal keberangkatannya yaitu: To Surabaya Jam 06.45

Tidak butuh waktu lama alias hanya 3 menit saja akupun sampai ke GATE E1 yaitu pada Jam 05.35.

Nah di ruang tunggu ini, aku beserta istri dan anak anak menyempatkan diri untuk sarapan bekal yang telah dibawa.

Tujuannya adalah agar di dalam pesawat nanti Perut kita tidak kosong dan dapat menikmati dengan tenang terbang bersama AirAsia.

Dan ini yang ditunggu-tunggu.. Saatnya untuk masuk ke dalam pesawat AirAsia. Pada Jam 06.38 aku sudah duduk manis di Seat 27F.

Sang Pramugari dengan telaten membantu memasukkan barang bawaan penumpang seperti: “Tas dan Koper” ke dalam Kabin Pesawat yang tersedia.

Sambil duduk manis dan menunggu Pramugari membereskan Barang Bawaan penumpang ke kabin, aku menyempatkan diri untuk membaca berbagai petunjuk yang tertera. tentu untuk pengetahuan dan perlindungan pada diri seperti: Jangan merokok di pesawat, mematikan perangkat elektronik saat pesawat lepas landas dan dilarang mengambil aset airasia di dalam pesawat berupa baju pelampung dan kartu keselamatan.

Di petunjuk tersebut juga disertai bagaimana cara menggunakan “Sabuk pengaman” dan “Baju pelampung” dengan baik dan benar.

Pada Jam 06.48 atau Setelah semuanya beres dalam urusan barang bawaan di kabin, maka saatnya Pramugari mempraktekkan instruksi yang ada di buku kartu tadi dengan memperagakan langsung (jadi lebih mudah dipahami).

Dan suasana saat itu benar-benar sunyi.. yang terdengar hanyalah speaker dalam bahasa indonesia dan bahasa inggris.

Setelah Pramugari menjalankan tugasnya.. pada Jam tepat 06.50 Pesawat akan terbang landas menuju destinasi tujuan yaitu Surabaya.

Dan pada saat setelah foto ini diambil, aku langsung mematikan perangkat elektronik “Kamera aku” sebagai wujud aku sangat mematuhi peraturan di dalam pesawat, khususnya AirAsia

Pesawat mendarat sempurna. aku memang sengaja untuk keluar dari Pesawat AirAsia Terakhir kali, agar aku bisa mengetahui apa yang dilakukan Oleh Pramugari. dan diluar dugaan.. aku memberikan Applause sebanyak banyaknya kepada pramugari AirAsia, karena yang dilakukan Pramugari adalah dengan cepat dan tanggap semuanya untuk membersihkan Seluruh Seat agar tidak ada Sampah Sedikitpun.

Dan Ini yang membuat aku merasa bahagia telah terbang bersama airasia. Pilot yang mengemudikan juga sangat berpengalaman sehingga tidak membuat jantung terasa mau copot. karena saat pesawat hendak mendarat “Pesawat terasa Halus dan tidak Kasar”, Selain itu Pramugari semuanya Sopan. cocok sekali dengan negara kita yang ketimuran mengedepankan Adab dan tata krama baik saat bertutur kata atau berperilaku.

Belum habis aku memuji Seluruh Crew AirAsia Pada Jam 08.14 saat hendak keluar aku dikejutkan dengan Tim yang sangat peduli pada Lansia dan yang aku lihat ada yang membawakan Kursi Roda kemudian dengan tenang membawanya sehingga penumpang di kursi roda tersebut merasa nyaman dan aman.

Pada Jam 08.21 seluruh penumpang dijemput oleh Bis Bandara menuju “Kedatangan dan Pengambilan Bagasi”.

Sangat istimewa sekali bagi aku, karena tidak perlu jauh-jauh jalan kaki. aku juga mengapresiasi layanan Bis ini.

Pada Jam 08.25 aku menuju Pengambilan Bagasi. dan setelah itu aku menunggu jemputan dari kakak aku. Alhamdulillah setelah Jam 09.00 aku, istri dan anak anak menuju Rumah kakak aku di Sidoarjo. sekaligus untuk menginap selama semalam.

Karena esoknya seluruh rombongan akan menuju kampung halaman di sumenep madura untuk bersama sama menghadiri Moment Sakral “Pernikahan Adik Kandungku”.

Saatnya Menghadiri Moment Sakral

Pada Tanggal 9 November 2019 jam 05.00 kita semua dan rombongan sudah on the way kampung halaman. sebagai informasi: perjalanan dari Sidoarjo menuju Sumenep Madura membutuhkan waktu 5 Jam. Dijalan, kami sangat menikmati perjalanan, karena kami bisa menikmati keindahan dan kemegahan Jembatan Suramadu. Jembatan yang sangat ajaib karena dibangun diatas air laut. Rombongan kami seringkali untuk berhenti di rest area maupun Pom bensin karena untuk sekedar buang air kecil dan beli makanan untuk ngemill. seperti serasa libur hari raya idul fitri saja pokoknya. seru dan membahagiakan.

Pada Jam 10.00 rombongan sudah tiba di tujuan yaitu di Rumah. rumah bak istana karena sudah di dekor, baik dari ruang kamar tidur, ruang tamu, dan teras rumah. Seharian kami menghabiskan waktu dirumah sambil ngerumpi, temu kangen dan juga membereskan pekerjaan yang akan dijalankan besok hari yaitu hari pernikahan adikku tanggal 10 November 2019.

Sebagai informasi: Pada Tanggal 10 November 2019 akan dilaksanakan 2 kegiatan acara.

  1. Acara Akad Nikah (Moment Sakral) – Pada Jam 07.00 bertempat di masjid ladju. masjid paling Lama yang ada di sumenep madura
  2. Acara Resepsi (Perayaan) – Pada Jam 19.00 bertempat di gedung korpri sumenep.

 

Dan yang ditunggu-tunggu sudah datang, tepat pada tanggal 10 november 2019 Jam 07.00 aku sekeluarga serta rombongan dan kedua mempelai sudah berada di masjid ladju untuk menjadi saksi pernikahan adikku.

Dengan diiringi dengan Sholawat dan Bacaan doa serta alunan musik hadrah kedua mempelai memasuki ruangan yang telah disediakan khusus untuk mempelai Pria melakukan Akad Nikah yang dihadiri langsung oleh petugas KUA dan Orang tua laki-laki serta anak laki laki termasuk aku.

Tiba saatnya petugas KUA membimbing ayah aku untuk menyerahkan putrinya (adik aku) dengan beberapa ucapan. saat itu hati aku rasanya ingin menangis bahagia. adik aku yang dulu kecil kini telah dewasa dan siap menjalani hidup baru melalui bahtera pernikahan.

Setelah ayah aku menyerahkan kepada KUA untuk menikahkan, tiba saatnya prosesi ijab qobul yang akan dijalani oleh mempelai Pria. aku melihat mempelai pria dengan lancar mengucapkan Ijab Qobul dalam bahasa arab. kemudian sontak seluruh orang mengucapkan “SAH”, “KHOIR”.

Moment Sakral sudah dijalani melalui akad nikah, maka saatnya menunggu perayaan resepsi di gedung. Pada Jam 19.00 kita semua sudah berada di Gedung Korpri Sumenep. Aku sendiri bertugas sebagai penerima tamu untuk pria dan istriku penerima tamu untuk wanita.

Sebelum menjalani tugas sebagai penerima tamu, aku istri dan anak anak tidak lupa untuk mengabadikan moment membahagiakan seperti foto yang terlampir.

Dan akupun kembali melakukan tugas sebagai penerima tamu.. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar sampa jam 21.00. setelah itu kami semua kembali pulang. keesokan harinya aku bercerita panjang lebar bersama seluruh keluarga bagaimana aku menikmati berbagai moment-moment paling membahagiakan dalam hidupku dimulai dari Terbang Bahagia Bersama Pesawat AirAsia sampai dengan moment bersama rombongan semuanya.

Akhir kata:

  • Akupun merekomendasikan Pesawat AirAsia kepada Pengantin Baru adik ku itu agar jika mau bulan madu jangan ragu – ragu booking tiket pesawatnya hanya bersama AirAsia maupun lewat Aplikasi AirAsia di android.
  • Akupun juga menyarankan pada adikku agar bisa main ke tempatku di Jakarta tentunya dengan Pesawat AirAsia. sehingga bisa liburan dengan menyenangkan.

 

Berhubung aku adalah kakak lelaki tertua dan disegani maka seluruh opsi dan saran aku terutama dari rekomendasi pesawat terbaik seperti AirAsia bakal di dengar baik-baik oleh adikku itu.

Ini adalah Kisah perjalanku Terbang bersama AirAsia. Bagaimana denganmu?

Fendi Haris

Disclaimers:

  • Artikel ini adalah Kisah Nyata dan Bukan Cerita Fiktif (Seluruh yang terjadi di tulisan ini adalah Kisah perjalananku bersama AirAsia)
  • Artikel ini diikutsertakan Kompetisi Lomba Blog AirAsia Bertema “Bahagia Bersama AirAsia” Periode Hingga Desember 2019
  • Seluruh Foto adalah Dokumen Pribadi dan Aset AirAsia IG

8 Komentar

  1. Siti Mustiani

    Menyenangkan sekali terbang bersama Air Asia, yang jauh kini bisa mudah dan dekat. Silatuhrami antar keluarga juga terjamin. Aku juga suka pakai Air Asia, dari kota ku ke Kuching Malaysia murah

    Balas
    • R. Fendi Haris Syuhada

      Jadi pengen juga traveling ke malaysia juga.. harus direncanakan nih.. hehe

      Balas
  2. Ety Budiharjo

    Pertama selamat menempuh hidup baru buat adikmu mas. Bedewey keluargaku emang selalu pake Air Asia buat penerbangannya. Pesawatnya jarang delay dan selalu melayani dengan sebaik mungkin.

    Balas
    • R. Fendi Haris Syuhada

      Makasih mbak etty atas ucapannya.. betul sekali mbak, gak delay dan pelayanan super prima diluar dugaan..

      Balas
  3. supadilah

    wih, menggiurkan nih pengalamannya.

    Balas
    • R. Fendi Haris Syuhada

      Alhamdulillah pak.. saya rekomendasikan AirAsia untuk memilih penerbangan terbaik harga terendah tanpa delay dan gratis bagasi 15 kilo. hehe

      Balas
  4. danan

    salah satu solusi traveling murah nih air asia

    Balas
    • Fendi Haris

      betul sekali bang danan.. air asia memang direkomendasikan dari segi harga..

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.