Cara Terbaik Penduduk Perkotaan untuk ikut andil Adopsi Hutan

Harmoni cinta untuk Hutan di Indonesia. Ini adalah Cara Terbaik Penduduk Perkotaan untuk ikut andil Adopsi Hutan. Tak perlu langsung ke hutan, cukup rebahan pun bisa untuk jaga hutan. #HariHutanIndonesia #HutanKitaJuara #AdopsiHutan #HIIXBPN #BlogCompetitionSeries

Salah satu kota yang tidak pernah mati dalam beraktivitas adalah Kota Jakarta. Pepatah pergi pagi pulang malam kerap dijalani oleh setiap penduduk di ibu kota. Hanya demi menyambung hidup agar terbebas dari derita. Aku pun sigap untuk mengais rezeki untuk keluarga tercinta.

Hampir sebagian besar penduduk di perkotaan, waktunya dihabiskan dengan bekerja dan bekerja. Sehingga tak ayal ada banyak sekali hal yang terlewatkan. Seperti misal tentang melestarikan hutan. Jangankan memikirkannya, membicarakan pun kadang jarang sekali untuk dilakukan bersama teman.

Saatnya untuk membicarakan Hutan bersama teman

Jika kamu saat ini membaca tulisanku ini, dan posisi kamu juga tengah berada di perkotaan yang penuh dengan keramaian, maka saatnya untuk kamu membicarakan tentang hutan kepada teman atau rekan kerja kamu.

Ajaklah teman-teman kamu untuk sejenak menyadari bahwa keberadaan hutan di indonesia ini memang benar-benar memiliki peranan yang sangat vital dalam kehidupan. Semua penduduk bumi itu berlangsung kehidupannya berkat karena adanya peran hutan di dalamnya.

Manusia bernapas yaitu dengan mengeluarkan karbon dioksida, sedangkan saat menghirup adalah menghirup oksigen. Begitu juga dengan sebaliknya bagaimana peran hutan dapat membantu proses manusia bernapas ini. Yaitu dengan cara hutan memompa oksigen dan menghirup karbon dioksida yang dikeluarkan oleh manusia.

Ada beberapa peranan hutan yang perlu kamu dan teman kamu ketahui

Bukan hanya membantu dalam pernapasan kehidupan makhluk di bumi saja, hutan yang ada di indonesia itu juga memiliki beberapa peranan dan manfaat.

Untuk peranan dan manfaat hutan itu sebenarnya ada banyak sekali. Namun aku hanya ingin mengulas 3 peranan hutan yang paling penting diketahui diantaranya:

Ada Banyak Penduduk Hutan

Bukan hanya di pusat kota saja yang memiliki penduduk, namun di hutan juga banyak sekali manusia yang tinggal kemudian mata pencahariannya bergantung pada hutan.

Inilah pentingnya kenapa penduduk perkotaan juga dapat bersinergi satu sama lain dengan penduduk di hutan. Dengan begitu akan tercipta harmonisasi yang kuat untuk keberlangsungan ekosistem di bumi ini.

Idealnya seperti ini: Apa yang kamu rasakan disaat kamu membutuhkan teman kamu, dan teman kamu itu dengan sigap dan cekatan membantu kamu sepenuhnya? Pasti jawabannya adalah Senang, bahagia, hidup terasa berarti.

Jadi, sama dengan disaat kamu membantu penduduk hutan ini.

Hutan itu dapat menyeimbangkan perubahan iklim

Perlu kamu ketahui, bahwa perubahan iklim ini terjadi karena banyak faktor. Paling menjadi perhatian adalah emisi efek gas rumah kaca yang dapat mengakibatkan global warming.

Coba tanyakan pada teman kamu: Ke kantor naik apa? Dirumah memasak kompornya pake gas apa? Jika jawabannya adalah “Ke kantor naik mobil dan memasak dirumah pakai gas elpigi” maka itu lah yang dapat menyebabkan emisi gas rumah kaca.

Kenapa begitu? Karena bahan bakar dari mobil yang dipakai oleh temanmu itu masih berupa energi fossil dan begitu juga dengan gas elpigi. Energi fossil tersebut prosesnya adalah mengeluarkan karbon dioksida yang dapat menyebabkan pemanasan global.

 

Nah disinilah kamu dan teman kamu akan sadar bahwa hutan lagi-lagi dapat menjadi penyeimbang dalam perubahan iklim tersebut. Caranya ya sama dengan proses pernapasan diatas yaitu Hutan dapat menghirup karbon dioksida kemudian mengeluarkannya menjadi oksigen.

Yakin masih tidak perduli sama keberadaan hutan?

Hutan dapat mencegah banjir

Sebenarnya untuk point ini juga termasuk pada menyeimbangkan perubahan iklim diatas. Namun aku memecahkannya menjadi bagian yang berbeda. Karena banjir ini adalah masalah paling serius yang dialami oleh perkotaan terutama di Jakarta.

Mungkin kamu dan teman kamu yang kini tinggal di pusat perkotaan, juga memiliki permasalahan yang sama denganku. Atau mungkin juga, kamu dan temanmu pernah tidak masuk kerja gara-gara banjir yang memenuhi ibukota jakarta tengah itu.

Nah, tahukah kamu kenapa hutan itu tidak boleh gundul? Jawabannya, ya karena hutan yang lebat tentu fungsi dan peranannya juga semakin kuat dan akurat dalam menyerap air ke dalam tanah. Sehingga jika hutan benar-benar terjaga, maka tidak akan ada perasaan khawatir terjadi banjir.

Itulah mengapa aku, kamu dan teman kamu itu wajib sadarkan diri bahwa hidup bukan hanya sekedar pergi pagi pulang malam. Masih ada hutan yang memang perlu kita semua lestarikan atau bahkan adopsi hutan. Dengan harapan masa depan hutan indonesia tidak kelam.

Kamu dan temanmu Yuk semua ikut andil Adopsi Hutan

Tujuan postingan ini sebenarnya secara pribadi aku ingin mengajak kamu dan teman kamu khususnya yang berada di pesatnya perkotaan, untuk bersama-sama ikut andil untuk adopsi hutan. Karena setelah apa yang telah aku jabarkan, ternyata hutan keberadaannya sangat berarti sekali bagi segenap jiwa dan kehidupan.

Lalu bagaimana caranya untuk mengadopsi hutan tersebut? Sabar.. ada beragam cara untuk kamu supaya dapat melakukan adopsi hutan ini. seperti diantaranya adalah:

  • Mendukung sepenuhnya upaya perlindungan hutan
  • Membeli produk yang dihasilkan oleh penduduk yang bermata pencaharian di hutan atau bahkan
  • Bisa juga untuk sekedar berdonasi.

Ayo kita jabarkan satu persatu mengenai adopsi hutan.

Mendukung sepenuhnya upaya perlindungan hutan

Dalam adopsi hutan, kamu dapat mendukung sepenuhnya berbagai upaya perlindungan hutan. Seperti misalnya dapat menyebarkan petisi atau pengingat bahwasanya kita hidup juga membutuhkan peranan dari hutan.

Mengajak sebanyak-banyaknya temen kamu untuk sadar diri bahwa hutan sangatlah penting untuk kehidupan. Selalu bersemangat untuk masa depan bumi dan alam kita ini lebih baik lagi dan dijauhkan dari berbagai macam bencana yang selalu mengintai setiap hari.

Membeli produk yang dihasilkan oleh penduduk yang bermata pencaharian di hutan

Salah satu cara yang dapat kamu dan teman kamu lakukan untuk mengadopsi hutan walau rebahan saja dirumah adalah dengan cara membeli produk hutan non kayu. Karena dengan membeli produk tersebut maka secara tidak langsung kamu mendukung perekonomian mayoritas penduduk yang menggantungkan hidupnya di hutan.

Berbagai macam produk hutan non kayu tersebut meliputi: Madu, Rotan, Kopi Hutan, Bunga Telang, Mentega Tengkawang maupun Tepung Porang. Produk hutan non kayu tersebut bisa dibeli disini:

Ikut Andil Berdonasi untuk Adopsi Hutan di KitaBisa.com

Untuk yang terakhir ini yaitu kamu dan teman kamu dapat melakukan Donasi. Kamu dapat melakukannya walau rebahan dirumah kamu. Tidak perlu ke hutan. Dengan mendukung aksi ini saja, kamu telah menjadi bagian penduduk yang peduli terhadap keberlangsungan hutan di indonesia.

Donasi tersebut dicanangkan oleh Komunitas organisasi bernama Hutan Ini Indonesia dengan Kampanye “Hari Hutan Indonesia 7 Agustus”. Tahukah kamu, tanggal tersebut adalah tanggal memperingati hari hutan indonesia lho..

Untuk apa bantuan dana yang kamu donasikan tersebut? Bantuan tersebut akan diberikan kepada Organisasi Pendamping yang ada di hutan yang telah bekerja seperti:

  • Melestarikan hutan dengan cara patroli. Pernahkah kita berpikir bahwa tanpa adanya patroli di sekitaran hutan, maka dipastikan hutan akan semakin rawan. Kenyataannya memang banyak tangan jahil dan oknum yang tidak bertanggung jawab kemudian melakukan pengrusakan hutan. Seperti secara illegal menebang pohon. Tentu komunitas yang kredibel untuk menjaga hutan melalui patroli ini harus di apresiasi se tinggi-tingginya.
  • Pengembangan masyarakat di sekitar hutan. Di pedalaman hutan juga banyak sekali para penduduk yang membutuhkan banyak pengembangan diri. Dengan begitu penduduk di dalam hutan juga dapat menemukan berbagai macam ide untuk menjadikan kehidupannya menjadi mandiri.
  • Mendukung kesehatan dan pendidikan masyarakat yang ada di hutan. Selain pengembangan masyarakat, faktor kesehatan dan pendidikan juga harus dipenuhi secara tepat. Oleh sebab itu, mendukung kesehatan adalah salah satu cara terbaik untuk menjalin kehidupan penduduk di hutan supaya minim akan berbagai penyakit dan resiko kematian.
  • Modal wirausaha produksi hasil hutan non-kayu. Faktor modal memang selalu menjadi faktor penting bagi para penduduk yang ada di hutan dalam hal berwirausaha dari hasil hutan. Penduduk tersebut pasti juga membutuhkan semacam peralatan maupun bahan-bahan untuk memproduksi hasil hutan.

kitabisa

Perlu kamu ketahui, bahwa bantuan dana yang masuk melalui KitaBisa.com tersebut nantinya akan disalurkan kepada pengelola adopsi hutan di indonesia seperti komunitas atau organisasi berikut ini:

  1. Forum Konservasi Leuser dan Yayasan HAkA di Aceh.
  2. Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) WARSI di Sumatera Barat, Jambi, dan Bengkulu.
  3. Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI) di Kalimantan Barat.
  4. PROFAUNA Indonesia di Kalimantan Timur dan Jawa Timur.

Lantas bagaimana caranya untuk berdonasi adopsi hutan di kitabisa.com tersebut? Dibawah ini adalah tutorial lengkap untuk berdonasi yang dapat kamu lakukan dimana saja walaupun di kondisi rebahan sekalipun.

Tutorial Adopsi Hutan lewat Donasi Kitabisa.com

  1. Langkah pertama: Silahkan akses situs: https://kitabisa.com atau jika kamu ingin melalui aplikasi maka silahkan cari, unduh dan install Aplikasi Kitabisa: Zakat & Donasi Online Pakai Gopay & Dana
  2. Langkah kedua: Silahkan masukkan pada pencarian “Hari Hutan Indonesia 7 Agustus” untuk menemukan kampanye adopsi hutan ini. Atau jika ingin cepat, berikut linknya: https://kitabisa.com/campaign/harihutanid
  3. Langkah ketiga: Tekan tombol DONASI SEKARANG. Dan kamu akan diarahkan ke halaman untuk berdonasi.
  4. Langkah keempat: Silahkan pilih nominal untuk melakukan donasi. Ada minimal donasi dimulai dari 10 rb, 20 rb, 50 rb dan 100 rb. Silahkan dipilih sesuai dengan keikhlasan dan niat kamu untuk upaya mengadopsi hutan ini.
  5. Langkah kelima: Silahkan tekan dan pilih tombol metode pembayaran yang sekiranya sesuai dengan yang kamu punya misal seputar bank. Bisa juga melalui virtual akun, transfer bank, atau dompet digital seperti gopay, dana, linkaja dan jeniuspay.
  6. Langkah keenam: Silahkan isi data kamu. seperti: Nama lengkap, alamat email atau nomor handphone kamu. Kamu juga dapat memberikan doa atau dukungan melalui kotak yang tersedia. Jika lengkap baru tekan “Lanjutkan Pembayaran”
  7. Langkah terakhir: Kamu akan menerima pemberitahuan perihal yang harus kamu transfer. Di laman tersebut ada kode unik juga sebanyak 3 angka. Dan juga disertai dengan Nomor rekening untuk mentransferkan dana nominal tersebut. Jika kamu telah melakukannya maka kamu telah berhasil melakukan donasi adopsi hutan ini.

Gimana? mudah sekali bukan? Tunggu apalagi ayo kita bersama-sama untuk bergotong-royong dan bahu-membahu berkontribusi adopsi hutan dengan cara berdonasi.

Aksi ini memang perlu kita galakkan. Terutama bagi aku dan kamu yang berlokasi di padatnya perkotaan. Berhubung tidak dapat langsung ke hutan, maka program donasi adopsi hutan ini menjadi peluang tersendiri agar dapat menjadi bagian dari upaya pelestarian hutan.

Yuk kita jaga hutan walau kita rebahan.

Sumber dan Referensi:

  • Aset Hutanitu.id
  • Olah Digital : Fendi Haris
  • Infografis : Fendi Haris

Demikianlah Artikel yang Berjudul “Cara Terbaik Penduduk Perkotaan untuk ikut andil Adopsi Hutan” ini telah Tayang. Artikel ini diikutsertakan Ajang Lomba Blog yang diselenggarakan Oleh Bloggerperempuan x Harihutan.id. Semoga Bermanfaat.

4 Komentar

  1. Rina Darma

    cukup dengan rebahan pun bisa ikut menjaga hutan… mantul, Kakak^^

    Balas
    • Fendi Haris

      Betul sekali.. semua orang bisa melakukannya terutama penduduk perkotaan kak..:D

      Balas
  2. Dedew

    Semoga program keren adopsi hutan ini sukses ya makin banyak yang peduli dan ikut serta berdonasi

    Balas
    • Fendi Haris

      Amin ya robb.. terimakasih atas support nya untuk program donasi adopsi hutan ini.. 🙂

      Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *