Era Cyber Orang Tua dan Pendidik Harus Pinter

Era Cyber dan digital seperti saat ini yang namanya Orang Tua dan Pendidik Harus Pinter agar semuanya berjalan dengan seimbang atas kehadiran teknologi pesat jaman now.

Teknologi memang dari waktu ke waktu memang sangatlah berkembang sangat cepat. tentu atas perkembangan tersebut pasti ada permasalahan dan kekhawatiran yang harus dijawab. dan itu juga sudah dimulai dari sejak jaman kakek kita dulu.

Pada jaman kakek kita dulu teknologi radio berkembang dan pada saat itu juga orang tua sedang sibuk dalam menasehati anak anaknya agar tidak sering duduk di dekat radio. kemudian dilanjut dengan perkembangan televisi di jaman orang tua kita.

Aku termasuk orang yang sempat masuk pada perkembangan televisi. dimana orang tua ku selalu menasehati agar tidak kecanduan tayangan televisi

Namun di jaman kita sekarang, orang tua sedang berlomba lomba dalam menasehati anak anaknya agar tidak kecanduan gadget. ini yang dinamakan jaman berkembang dimana setiap beberapa waktu akan selalu terjadi perbedaan sehingga diikuti dengan berbagai persoalan serta kegelisahan tersendiri.

Beberapa Survei Penggunaan Gadget

  • Anak Melek Teknologi – Indonesia Hottest Insight di tahun 2013 40% 40%
  • Pengguna Gadget – Kementerian Informasi dan Unicef tahun 2014 79.5% 79.5%

Dari hasil survei yang dilakukan masing masing diatas telah diperoleh bahwasanya Anak anak jaman now mayoritas telah melek teknologi. 

Anak anak tersebut telah pandai menggunakan Gadget sepeti misalnya membuat akun facebook, twitter dan sosial media lainnya.

Selain itu anak anak juga pandai untuk bermain game online.

Ini yang membuat Para Orang tua cenderung memiliki kekhawatiran yang tinggi pada anak anaknya agar tidak terjerumus ke dalam hal yang negatif melalui penggunaan gadget yang tidak tepat.

Kita selaku orang tua memang tidak perlu merasa galau dan gelisah dengan kehadiran pesatnya teknologi di tengah tengah kita asal kita bisa menghadapi itu semua dengan pintar dan berpikir cerdas “Smart People”.

Semua ada Solusinya Jika Orang tua dapat dengan seksama dan konsisten dalam mengarahkan anak anaknya sejak dini. namun masih ada orang tua yang cenderung memiliki rasa kekahwatiran / kegelisahan yang sangat tinggi terhadap anaknya. 

Orang tua tersebut tidak ingin anak anaknya Kecanduan Gadget. Orang tua akan rela melakukan apa saja agar anaknya dapat berkembang menjadi lebih baik dengan penggunaan gadget yang positif dan terukur.

Orang tua pinter seperti inilah yang patut kita teladani dan jadikan contoh karena tidak mau di Era Cyber Anaknya diasuh oleh Internet dan Gadget!

Era Cyber Idealnya anak itu di asuh oleh Orang tua dan Guru Pendidik

Bukan Internet dan Gadget!!!

Pernyataan diatas memang betul bahwa Orang tua dan guru pendidik atau pengasuh memang sangat dibutuhkan era millenial serba teknologi ini. dan Bukan Internet dan Gadget lah yang mendidik anak.

Dengan begitu, kesadaran Orang tua dan Tenaga Pendidik terhadap Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini di Era Digital juga semakin baik lagi.

Ada Pepatah yang mengatakan “Anak Asuhan Gadget” seperti yang telah dilansir oleh Situs Liputan 6 dimana Judulnya sangat menggelitik sekali.

Memang betul bahwasanya saat ini ada mayoritas orang tua yang memberikan akses dan keleluasan dalam penggunaan gadget pada anak anaknya dengan alih alih “Biar cepat Pintar”.

Namun perlu diingat ya para orang tua semuanya, bahwasanya Perkembangan Gadget Jelas memiliki dampak Negatif dan Positifnya. Memang Jika kita bijak dalam menggunakan Gadget akan berdampak besar seperti contohnya memahami lebih banyak kosakata. 

Seperti Survei yang dilakukan oleh Joan Ganz Cooney Center di Amerika Serikat, misalnya, telah menemukan bahwa anak-anak berusia lima tahun yang menggunakan aplikasi edukasi Ipad mengalami peningkatan kosakata sekitar 27 persen, sedangkan pada anak-anak usia tiga tahun, mengalami peningkatan kosakata sebanyak 17 persen.

Begitulah Peran Orang Tua terhadap Gadget dan penggunaannya. Mengingat seperti apa yang telah disampaikan oleh Bapak Pendidikan Yaitu Ki Hajar Dewantara mengenai Pendidik yang utama bagi anak adalah Keluarga.

“Keluarga adalah pendidik yang pertama dan pendidik yang paling utama bagi anak-anak kita.”

Pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

Ki Hajar Dewantara

Bapak Pendidikan, Mengenai Keluarga

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini di Era Digital

Ini Tips Bagi Orang Tua dan Pendidik!

Dalam mendidik anak di dalam rumah hendaknya orang tua yaitu ayah dan ibu memiliki trik yang wajib dijalankan bersama sama dengan kompak yaitu:

1. Bertanggung Jawab Penuh.

Dalam mengasuh anak hendaknya orang tua memang harus bertanggung jawab secara penuh, karena pada hakekatnya orang tua lah yang menjadikan dan membentuk karakter anak sejak awal tumbuh kembangnya.

2. Orang Tua Saling Bersinergi.

Orang tua Saling bersinergi satu sama lain. ini sangat penting sekali untuk diketahui seluruh pembaca bahwaanya dalam mendidik anak di era cyber ini memang ayah dan ibu harus selalu bersinergi satu sama lain. Keluarga yang utuh adalah keluarga yang dalam mendidik anak selalu kompak dilakukan bersama-sama. Jangan sampai pendidikan anak diserahkan sepenuhnya kepada ibu saja, atau kepada ayah saja. faktor sinergi inilah yang dapat menyebabkan kondisi kejiwaan anak akan selalu positif sampai anak dewasa kelak.

3. Menjadi Orang Tua Yang Hangat, Bersahabat dan Pinter.

Menjadi orang tua yang hangat, bersahabat dan Pinter. saat faktor sinergi kedua orang tua di jalankan maka faktor ketiga ini adalah yang paling penting untuk mendidik anak di era cyber ini. Orang tua hangat adalah orang tua yang berhasil membuat anak anaknya tidak memberontak dan berhasil membuat betah anaknya di rumah dan saat bersama orang tua tersebut. karena anak telah menganggap orang tua adalah sahabatnya. dimana anak bisa berkomunikasi dengan baik, mencurahkan isi hatinya saat ada sedikit permasalahan dan tidak malu ketika hendak menginginkan sesuatu. dengan begitu orang tua tersebut layak mendapat predikat pintar.

4. Menanamkan Nilai.

Nilai kebenaran adalah sesuatu yang harus dijunjung tinggi oleh semua orang tua terhadap anak anaknya serta pendidikannya. selain nilai kebenaran ada lagi yang lebih penting yaitu Nilai tauhid. ya nilai ini tidak bisa ditawar lagi. karena dengan tauhid yang benar maka anak akan mendapatkan bekal dan pondasi yang besar dalam mengarungi kehidupan sampai akhir hayat. bagaimana nilai tauhid itu? orang tua mengajarkan dan menanamkan keyakinan akan pengawasan allah kepada sang anak, dimana saetiap aktifitas yang dilakukan akan selalu diawasi oleh Allah SWT

5. Orang tua menjadi Mentor anak.

Didalam pendidikan era digital ini dimana teknologi menjadi salah satu kekhawatiran tersendiri maka wajib bagi orang tua selalu menjadi mentor terbaik anak. dimana orang tua dapat mengarahkan penggunaan internet yang sehat dan tepat serta memberikan rambu rambu yang tidak boleh dilakukan oleh sang anak. itulah pentingnya agar anak dari kecil telah mengerti batasan batasan.

6. Orang tua aktif dalam memonitor.

Kegiatan anak. saat anak telah diarahkan dalam penggunaan internet tersebut maka langkah selanjutnya adalah orang tua wajib selalu memonitor kegiatan anak. tentu harus dengan cara yang menyenangkan dan penuh kehangatan. monitoring tersebut dilakukan agar anak tidak lepas kontrol dan tetap berada di area yang baik dan benar terutama wajib di monitor lingkungan permainan dan lingkungan pergaulan anak

7. Menerapkan Aturan Bebas Gadget.

Pernah kita melihat ada rombongan keluarga yang sedang melakukan liburan dan menepi untuk membeli makan di restoran dan kemudian aktifitasnya semuanya sedang fokus menatap gadget nya masin-masing. ya itu adalah contoh bagaimana keluarga yang belum menerapkan autan bebas gadget. ini sangat perlu dan penting untuk ketahui semua orang terutama para orang tua. itu yang dimaksud dengan penjajahan teknologi. dimana hampir seluruh waktu kita di jajah. mari kita bersama menyadari bahwa kehangatan keluarga itu tidak bisa tergantikan dengan kehangatan teknologi. agar kita tidak menjadi keluarga yang acuh terhadap keadaan sekitarnya. dengan membatasi waktu pemakaian dan bijak maka itu adalah tips yang sangat bermanfaat.

8. Bekerjasama dengan Sekolah.

Orang tua pada umumnya memiliki kesibukan masing masing yakni dalam mencari nafkah sehari-hari. oleh sebab itu dibutuhkan sekolah yang memang benar – benar bisa dipercaya untuk bekerjasama yakni dengan menyekolahkan anak tercinta kita di sekolah yang tepat dan tentunya kurikulunya juga sangat bagus untuk diterapkan dan dijalankan oleh pendidikan anak.

Orang Tua Harus Bersinergi dengan Guru Pendidik

Dalam menghadapi Era Digital dan Berbagai Lika Likunya, Orang Tua memang harus Bekerjasama dan Bersinergi dengan Guru Pendidik

03Mencari Sekolah

Langkah Pertama memang orang tua harus selektif dalam mencari Sekolah Untuk anaknya dimana Pendidikan yang akan ditempuh anak sangat menyenangkan

03Melihat Kelebihan

Orang tua harus bisa mengetahui kelebihan dari sekolah yang ditawarkan. seperti Kurikulumnya, kegiatan dan pembelajaran nya modelnya seperti apa, dll

03Memasukkan Anaknya

Jika Sudah menemukannya, maka jangan ragu untuk langsung memasukkan anaknya menjadi murid di sekolah tersebut. rasakan perkembangannya.

Kunci untuk meminimalisir penggunaan Gadget pada anak usia 1,5 tahun hingga 6 Tahun

%

Alihkan Gadget dengan Pendidikan yang Menyenangkan!

Dalam masa pertumbuhan baik dari pembentukan karakter anak maka sebisa mungkin orang tua mengalihkan 15% penggunaan gadget kepada pendidikan yang menyenangkan. sehingga 85% pendidikan tersebut diperoleh sebagai pondasi anak mengarungi kehidupan selanjutnya.

Anak di masa emas tersebut sukanya adalah bermain. dengan orang tua menyekolahkan anaknya ke sekolah yang tepat maka itu merupakan usaha dalam meminimalisir penggunaan gadget di rumah.

Lho kok bisa? Tentu, karena di sekolah tidak diajarkan berlama-lama menatap gadget melainkan diajari tentang menstimulus olah sensorik dan motorik anak.

Ini yang memang dibutuhkan anak. jadi mari para orang tua untuk menyekolahkan anaknya agar tidak cenderung bermain gadget di rumah.

Tahukah kamu 

Cara Memilih Sekolah Yang Tepat Untuk Buah Hati 

Saat ini banyak bermunculan sekolah terutama Sekolah Preeschool. namun orang tua harus pintar dalam memilih sekolah yang tepat untuk anak. salah satu yang aku rekomendasikan adalah sekolah Apple Tree Preschool BSD dimana sekolah tersebut dapat berperan dalam mewadahi pendidikan anak usia dini di era digital ini.

Kelebihan 

Apple Tree Preeschool BSD 

Berikut adalah Manfaat jika sekolah di Apple Tree Preschool BSD City

Keselamatan Anak

Memprioritaskan Faktor Keselamatan pada anak

Makanan yang Sehat

Makanan yang diberikan adalah bernutrisi dan anak pasti suka

Tempat yang Nyaman

Fasilitas tempat yang nyaman untuk anak anak belajar

Belajar menyenangkan

Anak anak dapat belajar dan bermain dengan game menarik

Dalam Memasukkan Buah Hati Ke Preschool, Orang Tua Pintar Memperhatikan Hal ini

Keselamatan Pada Anak

Faktor ini saya letakkan paling utama, karena keselamatan adalah sesuatu yang tingkat urgensinya paling besar. Orang tua yang pintar selalu melakukan monitoring bahkan riset terhadap sekolah untuk anak anaknya agar senantiasa selamat.

Apple Tree BSD adalah solusi bagi kaum ibu muda yang smart untuk memasukkan ke sekolah terbaik ini.

Makanan Anak yang Sehat

Orang tua yang pintar akan memperhatikan Pemberian Asupan Makanan anak yang sehat. hal itu berguna untuk tumbuh kembang anak dimana diperoleh dari makanan yang bergizi lengkap dan bernutrisi.

Makanan dan minuman yang tepat akan membuat kinerja otak semakin optimal sehingga anak menjadi kreatif.

Apple Tree BSD dapat menjadi solusi bagi orang tua yang pintar dalam memilih sekolah Preeschool terbaik di indonesia.

Tempat Di Sekolah yang Nyaman

Orang tua yang pintar akan menempatkan sang buah hatinya ke sekolah yang memiliki tempat yang nyaman. sehingga anak dapat berkolaborasi dan mengembangkan minat bakatnya. dengan membuat anak betah kepada sekolahnya maka pembelajaran juga semakin baik lagi.

Bukan hanya kebutuhan makan saja yang diperlukan anak ketika anak sedang nyaman dengan situasinya. tempat dan lingkungan yang nyaman akan membuat anak lebih menyukai hal hal disekitarnya.

Belajar yang Menyenangkan

Namanya juga anak kecil yang nalurinya adalah bermain, maka orang tua yang pinter akan memilih sekolah yang benar – benar nyaman dan menyenangkan. 

Dimana anak anak dapat dengan senang bersosialisasi dengan teman lainnya untuk bertukar pikiran dan bermain.

Belajar sambil bermain lebih efektif kepada anak anak karena akan dengan mudah mencerna apa yang telah guru pendidik pelajari

Lantas, Bagaimana Kriteria Guru Pendidik yang Pintar itu sendiri?

#1
Baik, Sopan dan Ramah

Baik, sopan dan ramah memang menjadi kriteria guru pendidik yang pintar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Mengapa? Karena dengan kriteria ini dapat membuat anak anak akan senang dan tidak takut

#2
Kesabaran yang tinggi

Mendidik anak di sekolah seperti sekolah PAUD memang dibutuhkan Kriteria Guru yang memiliki tingkat kesabaran yang tinggi. Karena berhadapan dengan anak yang masih kecil yang belum banyak mengerti sesuatu hal

#3
Punya Naluri Mengayomi

Guru pendidik yang pintar memiliki naluri mengayomi terhadap anak anak didiknya. bahkan menganggap anak didik seperti anaknya sendiri yang harus disayang dan diayomi memperoleh pendidikan yang terbaik.

#4
Suka Berkreasi dan Berinovasi

Dalam memberikan pembelajaran dengan bermain yang menyenangkan, Guru pendidikan yang pintar itu suka berkreasi dan berinovasi terutama dalam merangsang olah sensorik dan motorik anak didiknya di PAUD

#5
Bekerja dengan Tulus

Tulus dalam bekerja adalah salah satu kriteria Guru pendidik yang pintar. Guru pendidik tersebut sadar betul bahwa tugasnya yaitu mendidik. dengan ketulusan dalam bekerja maka membuat pembelajaran berefek menyenangkan

 Referensi Data:

Demikianlah Artikel berjudul “Era Cyber Orang Tua dan Pendidik Harus Pinter” telah tayang di situs blog fendiharis.com. semoga bermanfaat.  #appletreebsd