Di indonesia banyak sekali pelaku usaha dengan kategori usaha ultra mikro. Usaha ultra mikro ini merupakan usaha yang ruang lingkupnya jauh lebih kecil atau terendah berkali-kali lipat dibandingkan dengan usaha mikro. Namun usaha ultra mikro ini masih termasuk pada ruang lingkup Usaha mikro.

Contoh Usaha Mikro Kebutuhan Sehari-hari

Beberapa contoh usaha mikro kebutuhan sehari-hari diantaranya adalah usaha pangan, agribisnis, ritel, dan fesyen.

  1. Usaha Pangan : Penjual gorengan, tahu kremes, bubur kacang hijau, roti bakar dan jual aneka minuman seperti jus.
  2. Usaha Agribisnis : Penjual bibit unggul, tanaman hydroponik, budidaya tanaman hias hingga budidaya ikan lele.
  3. Usaha Ritel : Toko sayuran, warung sembako, toko kelontong, agen makanan dan juga toko online.
  4. Usaha Fesyen : Buat pakaian, sablon dan lain sebagainya.

Jenis usaha mikro ini juga mengalami kenaikan terutama di masa-masa sulit seperti pandemi covid 19 yang tidak kunjung henti-hentinya. Walau begitu, para pelaku usaha mikro harus tetap melakukan usaha supaya dapat menyambung kehidupan setiap harinya.

Impian dan cita-citanya tentu adalah ingin melejitkan berbagai usaha mikro yang telah dijalaninya tersebut. Namun ada banyak sekali kendala yang akan dihadapi seperti tidak memenuhi kriteria untuk melakukan pinjaman modal atau kredit ke Bank.

Pupusnya Harapan Saat Tidak Dapat Melakukan Kredit Ke Bank

Tentu sekali, perasaan yang akan timbul saat para pelaku usaha mikro ingin melakukan pinjaman atau kredit usaha rakyat (KUR) ke Bank namun mengalami penolakan, pasti cita-citanya akan otomatis mendadak pupus dan sirna.

Boro-boro untuk melejitkan usaha, yang ada malah semakin putus asa. Nah, oleh sebab itulah pemerintah hadir ditengah-tengah masyarakat terutama menyasar pada para pelaku usaha mikro untuk menjembatani masalah terkait kredit yang susah dilakukan di Bank.

Saatnya Pelaku Usaha Mikro Tahu Tentang UMi

Sebenarnya di Indonesia, masih banyak masyarakat terutama para pelaku usaha mikro yang belum mengetahui dengan jelas dan pasti mengenai program dari pemerintah yang berupa pembiayaan bantuan sosial dengan bentuk kemandirian usaha.

Ya, pemerintah telah menunjuk BLU (Badan Layanan Umum) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebagai dana terkoordinasi (cordinated fund) untuk pembiayaan UMi. Nah, sebenarnya apa sih itu UMi?

Apa itu UMi

UMi merupakan Pembiayaan Ultra Mikro dimana untuk memperoleh kredit ini tanpa harus melalui Bank. Maksimal kreditnya sendiri yaitu 10 Juta rupiah yang akan disalurkan langsung oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) tersebut saat ini meliputi PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dan PT Bahana Artha Ventura.

Sedangkan untuk Sumber pendanaan dari UMi itu sendiri berasal dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) kemudian kontribusi pemerintah daerah dan juga lembaga-lembaga keuangan lainnya baik domestik maupun global.

Untuk pelaku usaha mikro yang melakukan kredit UMi ini dinamakan dengan debitur UMi. Ada banyak sekali keuntungan dan kelebihan jika anda menjadi debitur UMi seperti memberdayakan usaha mikro yang sedang anda geluti. Disitulah ada banyak sekali peran PIP UMi untuk memberdayakan usaha anda.

Peran PIP UMi dalam Pemberdayaan UMKM

Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dengan program pembiayaan ultra mikro (UMi) ini memiliki banyak sekali peran dan strategi untuk memberdayakan UMKM dan dalam hal ini adalah memberdayakan pelaku usaha mikro dengan program yang wajib dilaksanakan yaitu berupa pendampingan dan pelatihan.

Seperti yang telah dilakukan oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang bekerjasama dengan Pusat Inkubator Bisnis Oorange Universitas Padjajaran.

Bapak Rivani selaku direktur lembaga inkubator bisnis universitas padjajaran memaparkan dalam webinar dan pelatihan bertajuk “Pekan UMi Bangkit” 2021 bahwasanya program pendampingan dan pelatihan debitur UMi tersebut dapat menjadikan debitur UMi menjadi naik kelas, berkembang, berdaya saing dan juga dapat melejitkan usaha mikro yang dijalaninya.

Ada beberapa strategi dan cara yang dilakukan untuk memberdayakan Usaha Ultra Mikro diantaranya yaitu membagi menjadi 4 jenis kluster usaha diantaranya adalah:

  1. Pangan ada sebanyak 15 debitur UMi
  2. Agribisnis ada sebanyak 5 debitur UMi
  3. Ritel ada sebanyak 14 debitur UMi
  4. Fesyen dan Kriya ada 1 debitur UMi

Dengan total debitur UMi yaitu sebanyak 35 debitur UMi. Setiap jenis kluster usaha tersebut tentu membutuhkan mentor atau pendampingan yang berbeda-beda. Hal itu dikarenakan tiap kluster usaha tersebut memiliki karakter dan ekosistem yang berbeda-beda satu sama lain.

Untuk mentornya sendiri tentu dilakukan dengan open recruitment yang sangat ketat dan memenuhi kriteria. Mentor tersebut terlebih dahulu di seleksi sebanyak 3 langkah yaitu dengan pengumpulan berkas, kemudian wawancara dan juga tes psikologi atau psikotest.

Kemudian akhirnya mendapatkan sebanyak 7 mentor terbaik yang lolos untuk melakukan pendampingan dan pelatihan kepada debitur UMi. Masing-masing mentor dapat diasumsikan dapat mendampingi 5 debitur UMi.

Nah, Supaya mentor tersebut dapat mendampingi debitur UMi dengan baik dan lancar maka Oorange selaku Pusat Inkubator Bisnis Universitas Padjajaran yang bekerjasama dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) memberikan topik training of trainer kepada mentor terpilih.

Topik Training of Trainer (TOT) Untuk Mentor

Adapun topik training of trainer yang diberikan kepada mentor terpilih diantaranya sebagai berikut:

NLP Business Skills dalam Pendampingan Ultra Mikro

Untuk yang pertama diberikan kepada mentor yaitu mengenai NLP business skills dimana menjelaskan bahwasanya setiap perkembangan usaha yang digeluti oleh sang debitur UMi itu tergantung dari kemampuan sang debitur UMi tersebut. Seperti contohnya sang debitur UMi yang berpikir maju kedepan dan memiliki kemauan keras untuk melejitkan usahanya, maka ia akan berpotensi untuk sukses dan berhasil.

Teknik Pendampingan Ultra Mikro

Berikutnya adalah menjelaskan bahwasanya untuk mendampingi para pelaku usaha ultra mikro itu harus dengan cara yang smart dan tidak langsung to the point. Karena dalam mendampingi para debitur UMi ultra mikro harus membutuhkan kehangatan seperti mengajak berbicara dengan bahasa yang tidak berat alias dengan menggunakan bahasa yang santai serta mudah dipahami dan dimengerti.

Strategi Pemasaran Ultra Mikro

Yang ketiga adalah memberi pemahaman kepada mentor terpilih bahwasanya dalam mendampingi debitur UMi ultra mikro tersebut harap sebisa dan semaksimal mungkin mengoptimalkan potensi pemasaran yang mudah dikerjakan. Sebut saja misalkan sang debitur UMi tersebut hanya familiar dengan menggunakan sosial media whatsapp, maka itulah yang di prioritaskan untuk digunakan secara maksimal dalam memasarkan usahanya.

Ultra Mikro Go Digital

Berikutnya yaitu menjelaskan kepada mentor terpilih bahwasanya saat ada debitur UMi ultra mikro yang membuka diri dan optimis untuk melejitkan usaha, maka sang mentor dapat juga untuk mengarahkannya ke arah go digital. Seperti misalkan membuka online shop gratisan dan juga memaksimalkan untuk mulai berjualan secara online tersebut. Sekaligus juga untuk mulai memasarkannya ke marketplace seperti tokopedia, shopee, BukaLapak dan lain sebagainya.

Manajemen Keuangan

Selanjutnya adalah mengenai manajemen keuangan yang benar-benar tepat dan terstruktur yang dapat dilakukan oleh sang debitur UMi. Seperti misalkan melibatkan aplikasi buku kas yang dapat didapatkan di playstore. Sang mentor dapat melakukan pendampingan serta pelatihan kepada debitur UMi ultra mikro mengenai bagaimana caranya membuat alur keuangan yang jelas dan rapih supaya tidak amburadul dan nyampur pada keuangan kebutuhan rumah tangganya. Sehingga dapat berkembang dan dapat melejitkan usaha ultra mikronya.

Legalitas Usaha dan Produk

Untuk berikutnya yang akan didapatkan oleh mentor sebelum melakukan pendampingan kepada debitur UMi yaitu mengenai pemahaman tentang legalitas usaha dan produk. Seluruh debitur UMi akan memiliki legalitas usaha serta legalitas produk seperti PIRT dan juga label HALAL. Semua ini merupakan keuntungan yang didapatkan oleh debitur UMi selama perdampingan.

Teknik Pendaftaran Legalitas Usaha

Untuk mendapatkan legalitas usaha dan produk diatas tentunya mentor juga dibekali dengan tata cara dan langkah bagaimana untuk melakukan pendaftaran legalitas tersebut. Sehingga pendampingan serta pelatihan yang dilakukan oleh mentor dan debitur UMi menjadi lebih dekat lagi. Semangat yang diperoleh debitur UMi berkat legalitas usaha maupun produk merupakan suntikan besar untuk melejitkan usaha ultra mikronya.

Design Konten Menggunakan Canva

Mentor terpilih memang harus memahami dengan benar seperti membuat pemasaran dengan konten yang menggunakan canva. Canva merupakan aplikasi yang mudah digunakan dimana biasanya berguna untuk membuat foto produk atau banner promosi produk dengan template yang sangat keren. Tentu teknik ini juga dapat mempengaruhi tingkat kesuksesan dari sang debitur UMi yang telah dilatih tersebut.

Teknik Foto dan Video

Masih dalam memaksimalkan produk dari debitur UMi usaha ultra mikro, dimana mentor juga dapat memahami cara untuk melakukan teknik foto maupun pembuatan video. Misalkan dengan menggunakan alat sederhana atau aplikasi yang telah ada di handphone dari debitur UMi tersebut. Seperti dengan menggunakan aplikasi Kinemaster untuk pembuatan videonya.

Nah, semua teknik diatas yang telah dimiliki oleh mentor nantinya bakalan tersalurkan kepada debitur UMi sehingga debitur UMi dapat mendapatkan banyak keuntungan seperti ilmu dan wawasan yang luas mengenai pemasaran produknya, cara membuat produk yang baik dan benar, mengatur keuangannya, memilih bahan yang tepat dan masih banyak lagi, sehingga berpotensi untuk melejitkan usaha ultra mikro yang sedang digelutinya.

Hasil Pendampingan dan Pelatihan Yang dilakukan PIP dan Oorange

Berikut ini adalah hasil luaran dari pendampingan dan pelatihan yang dilakukan berkat kerjasama antara Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dengan Oorange selaku Pusat Inkubator Bisnis Universitas Padjajaran yang dilakukan dengan target yaitu pelaku usaha mikro di kabupaten majalengka serta kabupaten bandung barat.

Seperti yang tertera pada infografis diatas bahwasanya seluruh debitur UMi yang merupakan pelaku usaha ultra mikro akan mendapatkan 100% legalitas usaha NIB dan IUMK. Legalitas ini juga dapat diikutsertakan pada program pemerintah lainnya.

Bagi klaster pangan yang dalam hal ini merupakan debitur UMi atau pelaku usaha ultra mikro dibidang pangan seperti penjual makanan dan minuman yang memiliki umur simpan yakni lebih 7 hari maka akan mendapatkan juga 100% legalitas produk PIRT.

Sedangkan untuk klaster pangan dengan usaha makanan siap saji akan mendapatkan 100% sertifikat LAIK Sehat. Dan untuk 3 klaster pangan yang memiliki keunggulan akan memperoleh sertifikat HALAL.

Untuk 1 klaster fesyen yang terdaftar telah memperoleh PATEN Merek yang tentunya akan sangat berguna untuk melakukan branding kedepannya serta melejitkan usaha juga akan memiliki potensi yang sangat besar sekali.

Ada sebanyak 62,9% debitur UMi yang telah melejitkan usaha ultra mikronya yang ditandai dengan kenaikan omset diatas 50%. Kemudian ada sebanyak 68,5% debitur UMi yang kini mulai terbiasa untuk melakukan pencatatan keuangan (Manajemen keuangan) serta dapat mengakses sosial media dan berjualan di ecommerce atau marketplace di indonesia.

Yang terakhir berkat pelatihan dan pendampingan dari Mentor, semua debitur UMi dapat memperoleh wawasan lebih tentang bagaimana cara menentukan harga pokok dan harga jualnya, mengetahui harga reseller dan bahkan harga distributor.

Jadi Bagian dari Debitur UMi Sekarang Juga dan Dapatkan Semua Keuntungannya

Semua sumber daya yang berkualitas serta potensi untuk melejitkan usaha ultra mikro akan didapatkan dengan anda menjadi bagian dari debitur UMi.

Sekali lagi ini merupakan program pemerintah yang berupa pembiayaan bantuan sosial dengan bentuk kemandirian usaha. Jadi pemerintah dan dalam hal ini telah mengutus Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) untuk menggencarkan program dengan target usaha ultra mikro dapat semakin mandiri, berkembang dan berdaya saing dengan sumber daya manusia yang mumpuni.

Apalagi sangat cocok bagi anda yang memang selalu mengalami penolakan saat mengajukan kredit usaha ke Bank. Nikmati kemudahan menjadi debitur UMi, ikuti dengan sungguh-sungguh pelatihan serta pendampingan yang dilakukan oleh mentor maka anda akan berpotensi untuk melejitkan usaha anda.

Tidak ada kata pupus harapan lagi, melainkan yang ada adalah kalimat “Ini adalah cita-cita saya yang saya impikan”.

Silahkan anda tonton selengkapnya mengenai Webinar dan Pelatihan “Pekan UMi Bangkit” 2021 dibawah ini sebagai wawasan tentang begitu berartinya UMKM yang diberdayakan oleh pemerintah. Seluruh infografis yang ada di artikel ini merupakan hasil dari webinar tersebut.

Tutup Iklan
Close Ads