Gali Potensi Keterampilan Buah Hati Yang Menggeliat ke KBL Performing Arts!

Orang tua bijak adalah orang tua yang dapat menggali seluruh potensi keterampilan dari buah hatinya dan menempatkannya ke tempat yang tepat seperti pada KBL Performing Arts!

Hampir semua pasangan yang menikah pasti berharap dan bermimpi memiliki seorang anak atau buah hati. Walau kadang kita juga sering menjumpai pasangan yang belum dikaruniai anak walaupun pernikahannya telah berumur 10 tahun ke atas.

Dan benar sekali kehadiran buah hati itu adalah bak rejeki. Tidak dapat diterka, bahkan juga tidak dapat di prediksi. Selalu berusaha dan memanjatkan doa adalah salah satu bentuk cara untuk selalu meminta dan menjemput rejeki yang selalu dinanti.

Kehadiran Buah Hati, Melengkapi Kebahagiaan yang Hakiki

Betapa bahagianya pasangan yang baru melangsungkan pernikahan, kemudian 1 bulan berselang ternyata dikabarkan sang pasangan wanita telah hamil. Ia akan menjadi ibu dan suaminya akan menjadi ayah. Paling menggembirakan adalah orang tua pasangan tersebut yang akan menjadi kakek nenek kemudian siap dan tidak sabar lagi untuk menimang cucu.

Aku juga pernah merasakan sensasi kebahagiaan hakiki tersebut dimana saat aku menunggu hasil dari istri yang melakukan testpack dan kemudian istriku menunjukkan 2 strip merah pada alat testpacknya yang artinya “Positif”. Langsung rasanya aku ingin merubah diri untuk menjadi lebih baik lagi karena akan menjadi seorang ayah.

9 Bulan berselang, lahirlah buah hati pertamaku ke dunia ini. Rasa tegang dan hidup rasanya plong saat istri dan anak pertamaku selamat dan dalam keadaan sehat wal afiat.

Pendidikan Non Formal dari Orang Tua pun Dimulai

Sejak buah hati lahir atau memasuki fase infant (bayi), disitulah berbagai pendidikan non formal pun siap dilakoninya. Seperti misalnya kita mengajarkan bagaimana untuk memperkenalkan ayah bundanya dan juga membaca dongeng saat sang bayi mulai ingin tidur.

Setiap hari dilakukan dengan penuh cinta dan kasih sayang untuk tumbuh kembang sang buah hati. Seiring berjalannya waktu, anak pun akan mulai tumbuh dan memahami apa yang telah biasa dilakukan dan ajarkan oleh kedua orang tuanya tersebut.

Seorang anak sejatinya tidak akan dapat mengerti apa-apa jika tidak ada yang memberikan pendidikan non formal di dalam rumah. Pentingnya pendidikan non formal memang menjadi kekuatan tersendiri bagaimana anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Seperti misalnya: Bisa merangkak, duduk hingga berjalan dan berlari kencang. Semua butuh pendidikan yang dapat dberikan oleh kedua orang tuanya.

Usia 3 sampai 6 Tahun adalah Fase Anak Usia Dini

Saat anak telah memasuki usia yaitu 3 hingga 6 tahun maka disitulah kita selaku orang tua dapat menggali lebih dalam potensi yang dimiliki oleh anak kita. Biasanya di usia tersebut anak-anak cenderung mengeksplorkan banyak sekali aktivitas. Seperti misalnya: Menyanyi, Menari, atau bahkan Meniru lenggak-lenggok artis model di panggung.

Dan itu adalah alami, karena naluri anak usia dini tersebut memang menggeliat untuk ingin sekali melakukan banyak hal. Dan disinilah peran orang tua juga diperlukan. Yaitu dapat mengarahkan dengan tepat apa saja potensi keterampilan yang dimiliki oleh anak.

Orang tua wajib untuk mendukung anaknya, Bukan menghentikan Langkahnya

Saat anak-anak telah mengeksplorkan keterampilannya tersebut, maka yang perlu dilakukan oleh orang tua di rumah yaitu wajib untuk senantiasa mendukung 100% anaknya dan bukan malah menghentikan langkahnya. Kenapa demikian? Karena jika orang tua menghentikan langkah keterampilan anak, maka anak akan mengalami kegundahan dan juga akan berdampak pada psikologis anak yang tidak berkembang dengan cepat.

Jangankan pada anak, coba bayangkan saja jika kamu dihalang-halangi saat kamu sedang asyik misalkan menyalurkan hobi kamu seperti bermain games? Apa yang kamu rasakan? Tentu, jawabannya adalah kesel setengah mati. Dan ingin berteriak kencang luapkan emosi pada diri.

Jadi begitu, orang tua yang bijaksana adalah mereka yang mendukung apapun langkah keterampilan pada anak selama itu masih dalam koridor yang positif dan tidak membahayakan dirinya. Oleh sebab itu penting kembali namanya pendidikan non formal.

Lagi-lagi Penting Namanya Pendidikan Non Formal pada Anak

Pendidikan non formal pada anak usia dini yaitu pada fase usia 3 hingga 6 tahun cukup berbeda dengan fase infant atau bayi. Jika pada fase bayi, orang tua hanya memberikan pendidikan yang dasar, maka untuk fase 3 hingga 6 tahun orang tua beperan untuk mengarahkan ke instruktur yang profesional dan berpengalaman.

Karena pada fase anak usia dini, pendidikan non formal akan di gali lebih dalam lagi mengenai berbagai macam keterampilan sang anak. Seperti misalnya adalah menyanyi, menari dan berbagai keterampilan seni lainnya. Oleh sebab itu dengan adanya instruktur yang kompeten di bidangnya maka keterampilan sang anak akan lebih terolah dan ter manage dengan baik. Perkembangan keterampilan sang anak juga akan mengalami peningkatan yang pesat dan cepat.

Sehingga anak akan menemukan berbagai macam potensi yang ada pada dirinya sekaligus dapat mengembangkannya menjadi sebuah minat bakat untuk masa depannya. Masa depan cemerlang, dengan prestasi keterampilan yang gemilang. Oleh sebab itu dibutuhkan sebuah wadah untuk mewujudkannya yaitu melalui Kursus seperti pada KBL Performing Arts.

KBL Performing Arts dapat mewujudkan semuanya, Keterampilan anak menjadi semakin terarah

Untuk mewujudkan keterampilan anak usia dini tersebut dapat ditempuh dengan cara pendidikan non formal yaitu mengikuti kursus seperti pada KBL Performing Arts. Hal ini dapat menjadi sebuah solusi supaya anak keterampilan anak dapat berkembang dan semakin terarah.

Karunia Bersama Lucky atau KBL Performing Arts ini merupakan Jasa yang bergerak di bidang ilmu seni yang tinggi. Dimana memiliki instruktur yang kompeten dan berpengalaman untuk membuat anak didiknya dapat memperoleh banyak sekali teknik dan pendidikan keterampilan yang diikutinya. Seperti misalnya: Anak dapat melatih tentang teknik vocal dimulai dari teknik pernapasan maupun fisiknya. Sehingga seluruh anak didik akan lebih antusias dan senang melalui pendidikan yang diterapkan di KBL Performing Arts ini.

Ada banyak sekali manfaat yang diperoleh di pendidikan non formal KBL Performing Arts ini. Misalkan jika anak ingin mengembangkan keterampilan di bidang seni vocal seperti bernyanyi. Apa saja manfaatnya?

Manfaat Pendidikan Non Formal Bernyanyi di KBL Performing Arts

Memperoleh Latihan Kognitif

Anak-anak akan memperoleh bentuk latihan kognitif dimana anak dapat berpikir, belajar mengingat, memecahkan masalah dan juga dapat mengambil keputusan dengan tepat.

Karena sejatinya, jika bernyanyi maka semua latihan kognitif akan diterapkan. Seperti berpikir untuk mencari lagu yang pas dan sesuai, mengingat berbagai lirik lagu yang tentu tidak mudah, memecahkan masalah saat menemukan tangga lagu yang tinggi misal dengan falseto dan juga mengambil keputusan untuk menjadikan lagu begitu menyenangkan untuk di nyanyikan misal mengkominasikan dengan teknik vibra

Dapat Mengontrol Emosi, berempati maupun simpati

Selain bermanfaat untuk latihan kognitif, ternyata dengan bernyanyi juga memperoleh manfaat yaitu dapat mengontrol emosi, dapat bersikap empati dan juga simpati. Lho kok bisa? Karena dalam menyanyikan sebuah lagu itu memang dibutuhkan emosi. Jika emosi dalam bernyanyi tepat, maka lagu yang dibawakan tentu akan beda dan berkualitas.

Sedangkan untuk memiliki sikap empati dan simpati itu ditimbulkan dari berbagai genre musik. Misalkan slow atau mellow atau bahkan lagu sedih kadang tanpa sadar meneteskan air mata dan itu yang dapat membangun anak memiliki sikap empati maupun simpati terhadap berbagai hal yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Memahami Nada, Ketukan, Chord dan Birama

Manfaat berikutnya adalah anak dapat memahami dengan tepat apa itu nada, bagaimana ketukan yang pas, cara bernyanyi sesuai chord dan biramanya. Semua ada hitungannya, seperti pada ketukan nada dan bagaimana pula untuk melakukan sinkronisasi di dalam tangga nada.

Jika anak telah memahami semua yang dibutuhkan, maka anak akan dapat dengan mudah untuk mengolah sebuah lagu menjadi lagu yang benar-benar merdu. Lagu yang dinyanyikan pun akan jauh lebih menarik dengan berbagai variasi teknik yang diperoleh dan di ajarkan oleh sang instruktur musik di KBL Performing Arts.

Menuai Prestasi Gemilang di Dunia Tarik Suara

Manfaat berikutnya tentu untuk masa depan anak itu sendiri. Sang anak dapat dengan mudah untuk meraih prestasi gemilang di dunia bernyanyi atau tarik suara. Hal itu tentu membutuhkan usaha yang ekstra dan kursus menyanyi yang tepat.

Prestasi tersebut bisa diperoleh melalui berbagai macam lomba atau kompetisi menyanyi di skala nasional maupun international. Dan ketika sang anak telah sukses meraihnya, maka tidak mustahil jika sang anak akan memiliki album sendiri yang di produseri oleh label mayor. Sungguh menarik dan menjadi pilihan dalam berkarier di dunia tarik suara nantinya.

Bersosialisasi dan Berkolaborasi

Selain manfaat memperoleh latihan kognitif, mengerti teknik nada dan juga prestasi, ada lagi manfaat yang tidak kalah pentingnya yaitu anak akan bersosialisasi dan bahkan dapat berkolaborasi entah dengan siapapun duet menyanyinya ataupun artis penyanyi yang telah mendunia sekalipun.

Saat kesuksesan menyanyi telah disandang maka kesempatan untuk berkolaborasi dengan penyanyi papan atas pun juga akan terbuka lebar. Dan disitulah letak sosialisasi yang juga dapat diperoleh oleh sang anak. Dapat mengenal, dapat berduet dan juga menikmati untuk membawakan lagu bersama-sama adalah sesuatu yang sungguh menyenangkan.

Lantas, pertanyaannya begini.. Kenapa harus kursus di KBL Performing Arts?

Kursus di KBL Performing Arts membuat Anak Semakin Terampil dan Kreatif

Alasan wajib sebelum menentukan pendidikan non formal yang tepat untuk sang anak adalah melihat terlebih dahulu perusahaan jasa tersebut seperti pada visi dan misinya.

Nah, untuk KBL Performing Arts sendiri ternyata memiliki visi yaitu dapat menjadi pusat pendidikan di bidang seni vocal, music dan tari yang terbaik sekaligus mandiri dan juga tentunya berkualitas international yang dapat bersaing di era globalisasi.

Jadi untuk mewujudkan semuanya itu dibutuhkan banyak sekali strategi dan usaha ekstra sehingga tidak main-main dalam memberikan jasa pendidikan non formal ini.

Sedangkan untuk misinya sendiri KBL Performing Arts ini akan menyelenggarakan pendidikan seni vocal, music dan juga tari yang tentunya berorientasi pada pengembangan berbagai teknik yang berkualitas. Dengan begitu penampilan anak didik juga terus mengikuti perkembangan musik dan ilmu terbaru.

Visi dan misi inilah yang dapat orang tua jadikan patokan bahwa dengan mengikuti kursus di KBL Performing Arts maka sang anak akan di didik hingga benar-benar terampil dalam mengasah kemampuannya, sekaligus mengembangkan kreativitas dari sang anak tersebut.

Bukan Hanya Kursus Bernyanyi Saja, di KBL Performing Arts Tersedia juga Kursus Modelling

Ada banyak sekali kursus yang bisa diikuti di KBL performing Arts ini. Selain bernyanyi dan bermain musik, dunia modelling juga tersedia disini. Tentu dengan instruktur yang berpengalaman dan kompeten di bidangnya.

Anak-anak yang suka dunia modelling ini tentu menjadi berita menyenangkan baginya. Mereka dapat mengasah keterampilan modelling dengan metode yang mengesankan dan menyenangkan.

Tentu sebagai orang tua akan menjadi kebanggan tersendiri jika melihat anak-anaknya senang akan dunianya. Seperti pada dunia modelling ini.

Dengan begitu orang tua dapat mengikuti kursus di program seperti Stage art maupun role model. Metode pembelajaran yang disukai dapat menjadi poin tersendiri bagaimana sang anak dapat megoptimalkan dan menggali potensi dan keterampilannya yang menggeliat.

Untuk kursus program Role model di KBL Performing Arts ini akan dilatih oleh instruktur yang telah berpengalaman selama lebih dari 5 tahun. Dimana sang instruktur tersebut juga telah malang melintang di dunia panggung baik di nasional maupun di international.

Saatnya Percayakan Keterampilan Anak Sepenuhnya pada KBL Performing Arts

Dengan melihat bahwa pendidikan non formal anak usia dini ini benar-benar sangat penting sekali, maka saatnya untuk mempercayakan keterampilan anak sepenuhnya pada KBL Performing Arts. Karena hingga saat ini KBL Performing Arts telah memberikan sinyal positif dan juga pendidikan yang terbaik terhadap seluruh anak didik.

%

20 Level Belajar

%

130 Instruktur Profesional

%

Anak DIdik 2.300 Peserta

%

Berpengalaman 18 Tahun

Di KBL Performing Arts tersedia 20 Level belajar yang dapat ditempuh dan dipilih. Ada sebanyak 130 instruktur profesional yang siap membimbing keterampilan anak menjadi lebih berkembang dan berprestasi. Anak didik yang telah menjadi bagian KBL Performing Arts ada sebanyak 2300 Peserta. Dan juga instrukturnya tidak abal-abal melainkan telah berpengalaman hingga 18 tahun.

Kesimpulan:

Buah hati merupakan aset terbesar bagi keluarga. Biarkan ia berkembang dan menemukan jati dirinya. Tugas orang tua adalah mengarahkannya kepada yang tepat dan bukan menghentikannya. Seperti mengarahkan untuk menggali potensi keterampilan sang anak dengan Pendidikan non formal seperti pada KBL Performing Arts.

Sebuah potensi akan menjadi sebuah prestasi. Bidik dan gali masa depan gemilang sang anak dengan mendukung salah satu yang menjadikannya hobi. Seperti misalnya bernyanyi. Karena sejatinya, setiap pencapaian sang anak merupakan kebahagiaan orang tua yang hakiki.

Dan semua itu dapat diperoleh dengan pendidikan non formal di KBL performing Arts. Memberikan solusi bagi sang anak yang sedang terampil dan menggeliat. Dan cara ini adalah cara yang benar-benar tepat. Salam hebat bagi semua orang tua yang cermat.

Sumber dan Referensi:

  • Aset KBL
  • Olah Digital : Fendi Haris
  • Infografis : Fendi Haris with Canva

Demikianlah artikel Gali Potensi Keterampilan Buah Hati Yang Menggeliat ke KBL Performing Arts! ini telah tayang. Artikel ini adalah original dan telah lolos uji plagiat di copyscape. Semoga bermanfaat.