Berkat Klinik Asiki, Kini Masyarakat Pedalaman Papua Sehat Hakiki!

Salah satu cara untuk menekan laju angka kematian ibu (AKI) di Pedalaman Papua adalah mengubah mitos dan mulai percaya 100% pada medis. Berkat Klinik Asiki, Kini Masyarakat Pedalaman Papua Sehat Hakiki! Angka Kematian Ibu pun turun drastis. Apalagi seperti pada kasus kematian pada ibu hamil. Sempat pada tahun 2018 ternyata kasusnya nihil. #Korindoblogcompetition2020

 

Papua merupakan pulau yang berada di wilayah timur indonesia. Daratannya masih dipenuhi oleh hutan belantara. Masyarakat papua juga dibagi menjadi 2 kriteria. Pertama, masyarakat yang berada di dataran tinggi seperti pedalaman atau pegunungan. Kedua, masyarakat yang berada di dataran rendah seperti pesisir.

Dari segi infrastruktur dan akses, Pulau papua termasuk wilayah yang masih minim sekali dan belum memadai. Itulah sebabnya pemerintah indonesia yang digawangi oleh Presiden RI menetapkan bahwa pulau papua sebagai wilayah atau daerah yang tertinggal pada tahun 2020 hingga 2024.

Pulau papua tersebut terdiri dari 30 kabupaten provinsi yang angka ketertinggalannya termasuk paling tinggi yaitu sebanyak 30 kabupaten atau 48 persen dari total 62 kabupaten daerah tertinggal tahun 2020-2024.

Salah satu kabupaten di provinsi papua yang tertinggal adalah Kabupaten Boven Digoel. Dan kini menjadi perhatian serius pemerintah untuk melakukan percepatan pembangunan supaya cita-cita menjadi wilayah tidak tertinggal bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat papua khususnya di pedalaman.

Ada beberapa hal yang dapat dibenahi untuk menunjang wilayah papua ini bebas dari ketertinggalan. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan faktor kesehatan.

Selain Infrastruktur, Kesehatan Hakiki Juga Perlu

Tak hanya melulu soal infrastruktur, namun kesehatan yang hakiki juga perlu didapatkan oleh seluruh masyarakat papua yang berada di pedalaman atau daerah terpencil. Dengan begitu kesejahteraan bisa merata dan dapat mewujudkan cita-cita walau nilainya masih relatif kecil.

Kesehatan Hakiki yang dimaksud meliputi kesehatan dari kaum ibu-ibu, ibu hamil dan begitu juga dengan bayi yang baru dilahirkan. Kenapa demikian? Karena kenyataannya di pedalaman papua ini dahulu seringkali mengalami ancaman kesehatan bahkan kematian. Lebih tepatnya sebelum tahun 2015.

Data dari sekretariat ASEAN menunjukkan bahwa angka kematian ibu di papua itu adalah yang paling tinggi di indonesia. Dan angka tersebut tinggi karena mayoritas ibu dan masyarakat papua masih percaya akan mitos dibandingkan medis.

Ubah mitos dan beri kepercayaan pada medis

Salah satu upaya yang dapat menekan laju kematian di wilayah papua terutama pada ibu-ibu dan ibu hamil serta untuk mendapatkan kesehatan hakiki adalah memberikan edukasi bahwa medis itu sangat penting sekali. Tanpa medis semua hal yang berhubungan dengan kesehatan tidak akan pernah berarti.

Sama seperti saat masyarakat papua terutama kaum ibu-ibu yang selalu percaya akan mitos, bahwa jika ingin melahirkan nanti melahirkannya di hutan saja atau di befak (tenda). Dimana intinya adalah tidak ada tangan profesional yang menanganinya. Tidak ada peralatan yang steril untuk melakukan persalinan hingga perawatannya. Dan juga tidak ada kamus “rumah sakit” bagi mereka semuanya.

Dengan begitu, cara pendekatan edukasi yang humanis dalam mengubah kepercayaan atau mitos pada ibu-ibu pasca melahirkan memang perlu digalakkan. Guna mencapai keberhasilan yaitu dapat menekan laju kematian yang disebabkan oleh ketidakpercayaan ibu-ibu terhadap dunia medis maupun kedokteran.

Lantas bagaimana edukasi yang dibutuhkan? Dan bagaimana caranya supaya ibu-ibu di papua dapat percaya dengan medis? Bersama Klinik ASIKI dari Korindo Group maka akan terjawab semuanya.

Klinik ASIKI Dari Korindo Group

Siapa sih yang tidak mengetahui sepak terjang Korindo Group? Suatu perusahaan yang mempunyai berbagai macam lini bisnis seperti:

  • Perkebunan yang meliputi industri kayu, kelapa sawit maupun karet.
  • Produk kertas dan kehutanan yang diproses dengan ramah lingkungan.
  • Konstruksi dan Industri berat, dimana bergerak di bidang energi baru terbarukan. Karena menyadari bahwa dengan energi ini juga berdampak baik bagi keberlangsungan bumi ini.
  • Logistik yang terdiri dari pelayaran, transportasi dan juga distribusi.
  • Layanan Finansial, dimana Korindo Group juga mengembangkan pasar modal dan tak heran menjadi perusahaan sekuritas yang hingga kini selalu dihormati di indonesia.
  • Dan yang terakhir adalah Real estate, dimana divisi real estate dari korindo ini juga siap untuk membangun seperti perumahan maupun perkantoran yang strategis dan nyaman bagi penggunanya.

Jadi Korindo Group ini merupakan perusahaan yang keberadaannya telah memberikan kontribusi penuh terutama bagi perekonomian bangsa indonesia. Tahukah anda, Korindo Group ini ternyata telah berdiri dan berpengalaman selama 50 tahun lho.

Salah satu bentuk kontribusi besar dari Korindo Group ini ternyata merambah ke dunia kesehatan yaitu dengan didirikannya Klinik bernama Klinik Asiki. Sebuah klinik yang memang berada di kampung asiki kabupaten boven digoel.

Kampung Asiki ini terletak di perbatasan indonesia tepatnya di pedalaman papua. Dengan gedung seluas 1.100m2 memang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan juga menurunkan laju angka kematian dari ibu-ibu hamil yang berada di pedalaman papua.

Hadirnya Klinik Asiki yang di prakarsai oleh Korindo Group yang bekerjasama dengan KOICA (Korea International Cooperation Agency) ini ternyata memiliki banyak sekali fasilitas. Kemudian didukung juga dengan seluruh tim dokter, perawat maupun apoteker yang berkualitas.

Fasilitasnya meliputi: Ruang bersalin, perawatan bayi/perinatologi, ruang rawat inap, ruang bedah minor, USG, farmasi dan juga IGD. Bukan hanya itu, fasilitas di Klinik Asiki juga menyediakan mobil ambulance.

Nah dengan fasilitas yang memadai tersebutlah kontribusi penuh dari Klinik Asiki yang di prakarsai oleh Korindo Group ini harus benar-benar mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat terutama ibu-ibu. Biar semua masyarakat pedalaman papua itu bisa hidup sehat yang hakiki.

Cara supaya masyarakat papua bisa hidup sehat Hakiki, Terlebih pada ibu-ibu Hamil

Kesehatan Hakiki pada warga di pedalaman papua itu ternyata tidak lepas dari mitos yang telah saya sebutkan di atas. Dan ini sebenarnya merupakan pekerjaan rumah bersama-sama terutama bagi seluruh pasangan keluarga yang ada di pedalaman papua kabupaten boven digoel tersebut.

Beruntung dalam menangani pekerjaan rumah ini, Klinik Asiki telah memiliki kiat-kiat khusus dalam mengajak warga pedalaman papua supaya bisa sehat yang hakiki.

Sehat yang hakiki adalah sehat yang benar-benar keseluruhan. Bagi ibu-ibu hamil maka akan memperoleh dampak sehat baik ibunya maupun janin di kandungannya. Dan saat melahirkannya pun juga akan tetap sehat wal afiat. Itu adalah contoh dari Kesehatan hakiki menurutku.

Kiat-kiat khusus yang dijalankan atau diterapkan oleh Klinik Asiki adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan Promosi dari Pelosok Kampung ke Kampung lainnya
  2. Memberikan Edukasi Bahwa Di Hutan atau Bevak Minim Sekali Peralatan
  3. Memberikan Layanan Jemput Bola bagi ibu yang mau melahirkan
  4. Bekerjasama dengan Puskesmas setempat untuk berikan penyuluhan
  5. Memberikan informasi bahwa Klinik Asiki ini Gratis

Dan mari saya akan ajak untuk mengulik dan menjelaskan satu persatu kiat-kiat khusus Klinik Asiki tersebut.

Melakukan Promosi dari Pelosok Kampung ke Kampung lainnya

Salah satu cara utama dalam mengedukasi para masyarakat di pedalaman papua khususnya ibu-ibu yang hamil adalah melakukan promosi dari pelosok desa ke desa lainnya. Cara ini berguna minimal ada warga yang dapat mengetahui tentang keberadaan medis seperti rumah sakit maupun klinik.

Mungkin awalnya akan banyak yang acuh. Namun seiring dengan waktu dan giatnya dalam berpromosi maka sendirinya akan tercipta perasaan ingin tau. Dan mereka semua akan mendekat bukan menjauh.

Disaat warga ibu-ibu sudah mengetahui bahwa medis maupun dokter itu penting, maka ibu-ibu tersebut tidak akan pernah ragu untuk melakukan pemeriksaan maupun kelahiran buah hatinya dengan bantuan medis. Ibunya sehat, bayinya juga sehat dan angka kematian yang selama ini diderita oleh papua maka akan otomatis berhenti dengan cepat.

Memberikan Edukasi Bahwa Di Hutan atau Bevak Minim Sekali Peralatan

Cara berikutnya adalah memberikan edukasi atau pengetahuan seputar jika melahirkan di dalam tenda atau di dalam hutan. Jika melahirkan disana maka dipastikan tidak akan ada peralatan lengkap yang steril untuk digunakan.

Dengan begitu maka proses melahirkannya pun akan dilakukan dengan apa adanya atau peralatan seadanya. Hal ini juga dapat mengancam keselamatan ibu-ibu maupun janinnya. 

Karena jika dilakukan seadanya, bisa saja akan terjadi infeksi, pendarahan hebat dan juga napas yang terganggu. Jika ibu-ibu memahami akan bahaya dan dampak yang terjadi saat melakukan proses kelahiran di tenda maupun di dalam hutan, maka ibu-ibu tersebut akan berubah haluan. Dan secara tidak langsung ketika ibu-ibu tersebut mendapatkan pencerahan maka ibu-ibu tersebut akan memilih medis dengan peralatan lengkap sebagai pilihan.

Memberikan Layanan Jemput Bola bagi ibu yang mau melahirkan

Cara ketiga yang diterapkan oleh Klinik Asiki menurutku yaitu layanan jemput bola. Layanan ini di Klinik Asiki sendiri dikenal dengan layanan Mobile Service. Menurutku ini adalah layanan yang paling membantu sekali terutama pada saat ada ibu-ibu yang mau melahirkan.

Karena layanan ini akan cepat mengeksekusi tim untuk segera melakukan penjemputan kepada ibu-ibu yang mau melahirkan tersebut. Penjemputan ini juga dilakukan dengan mengendarai mobil ambulance, sehingga cepat sampai ke rumah sakit maupun ke klinik asiki.

Dengan begitu, layanan jemput bola atau mobile service klinik asiki ini telah menjadi penolong dengan cara siaga (siap antar jaga). Dan keluarga dari yang mau melahirkan misalkan suaminya, orang tuanya ataupun kerabatnya pun juga akan merasa lega.

Bekerjasama dengan Puskesmas setempat untuk berikan penyuluhan

Cara keempat adalah bekerja sama dengan Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) setempat. Memang perlu disadari bahwa untuk meningkatkan kualitas kesehatan seperti di daerah pedalaman papua ini memang dibutuhkan kolaborasi antar semua pihak.

Terlebih pihak yang memang berada untuk mengabdi di dunia kesehatan seperti puskesmas. Dengan begitu maka warga pun tidak akan cemas. Karena Klinik Asiki telah bekerjasama dengan puskesmas.

Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan memberikan penyuluhan yang tidak membosankan. Sehingga para ibu-ibu dapat mendapatkan berbagai informasi kesehatan seperti misal tentang kehamilan. Sehingga klinik asiki ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat papua yang ada di pedalaman.

Memberikan informasi bahwa Klinik Asiki ini Gratis

Untuk kiat dan cara yang ditempuh berikutnya adalah Klinik Asiki memberikan informasi kepada seluas-luasnya warga kampung bahwa di Klinik Asiki ini tidak ada biaya sepeserpun alias gratis.

Gratis untuk seluruh warga asli penduduk papua. Karena ini adalah komitmen perusahaan yaitu Korindo Group maupun KOICA untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan menurunkan angka kematian terutama pada ibu-ibu yang hamil.

Dengan memberikan secara Gratis, maka dapat menarik minat seluruh warga agar dapat membuka diri dan mulai untuk melibatkan sebuah klinik untuk menjawab berbagai permasalahan kesehatan.

Nah, bagaimana? Apakah sudah cukup membantu? Oh iya masih ada yang ketinggalan yaitu mengenai program yang dijalankan oleh Klinik Asiki ini. Mau tau ada apa saja?

Program Klinik Asiki dalam meningkatkan Kualitas Kesehatan di daerah Pedalaman Papua

Dalam meningkatkan kualitas kesehatan di pedalaman papua seperti di kabupaten boven digoel ini, klinik asiki tidak hanya fokus pada ibu-ibu hamil saja. Melainkan juga memiliki banyak program yang sedikitnya ada sekitar 8 program seperti dibawah ini:

  1. Menurunkan angka kematian ibu hamil, ibu melahirkan dan juga bayi yang baru lahir. Berharap penuh agar warga pedalaman papua sedikit demi sedikit mulai membebaskan diri dari mitos yang membelenggu terutama soal melahirkan anak di befak dan di dalam hutan.
  2. Perbaikan gizi masyarakat. Dengan pemberian asupan gizi yang baik, maka kesehatan juga akan semakin baik dan tidak gampang sakit. Dengan begitu penting kiranya untuk mengonsumsi gizi yang seimbang.
  3. Pengendalian penyakit menular. Beberapa penyebab yang dapat menurunkan kualitas kesehatan yaitu karena adanya penyakit menular. Oleh sebab itu, dalam memperbaiki kualitas kesehatan diperlukan adanya pengendalian terhadap berbagai penyakit menular.
  4. Pengembangan sistem JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Memang disadari bahwa Papua termasuk daerah tertinggal, namun sedikit demi sedikit pembenahan seperti pada pengembangan sistem JKN misalnya, sudah menampakkan hal yang positif untuk kualitas kesehatan.
  5. Penyehatan Lingkungan. Untuk memperoleh kesehatan secara hakiki atau sempurna memang dibutuhkan namanya kesehatan pada lingkungan. Jika lingkungan bersih misal air yang bersih, makanan yang bersih dan bergizi maka kualitas kesehatan akan lebih mendapatkan jaminan.
  6. Pemberdayaan Masyarakat, Penanggulangan Bencana dan Krisis Kesehatan. Program ini bertujuan untuk menanggulangi bencana-bencana yang terjadi di daerah pedalaman papua khususnya di boven digoel yang juga mengalami krisis kesehatan. Selain itu memberdayakan masyarakat sekitar untuk hal-hal yang positif terutama pada kesehatan.
  7. Peningkatan pelayanan kesehatan primer, peningkatan lingkungan kerja yang aman dan nyaman. Program yang bertujuan bagaimana menciptakan lingkungan kerja yang nyaman.
  8. Meningkatkan sumber daya manusia yang profesional. Program yang bertujuan menjadikan masyarakat pedalaman papua menjadi profesional.

Bukan itu saja, Klinik asiki juga memiliki berbagai macam penghargaan. Sehingga hadirnya klinik ini juga dapat membuktikan kepada khalayak ramai terutama pada masyarakat papua supaya menerima dengan tangan terbuka klinik asiki ini. Lantas apa saja prestasi dan penghargaan yang diperoleh?

Penghargaan Klinik Asiki

Berikut adalah beberapa penghargaan yang dinobatkan kepada klinik asiki diantaranya adalah:

  1. Tahun 2017 Klinik Asiki meraih predikat The Best Performance kategori Klinik pratama di kedeputian wilayah papua dan papua barat. Penghargaan ini diberikan langsung oleh BPJS Kesehatan.
  2. Tahun 2019 Klinik Asiki kembali meraih predikat yang dinobatkan oleh BPJS Kesehatan kategori klinik pratama dimana fasilitas kesehatan tingkat pertama memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh peserta JKN-KIS

Nah demikianlah yang bisa saya sampaikan mengenai Klinik Asiki. Dan kini masyarakat pedalaman papua terutama di kabupaten boven digoel telah mendapatkan kesehatan yang hakiki.

Sumber dan Referensi:

  • Aset Korindo
  • Olah Digital : Fendi Haris
  • Infografis : Fendi Haris
  • Youtube: Fendi Haris

Demikianlah artikel ini telah tayang. Semoga bermanfaat bagi anda khususnya yang berada di pedalaman papua seperti di kabupaten boven digoel.